Trust3media.com - Bandung Barat, 31 Januari 2025 – Di tengah acara Diskusi Budaya Pertanian dengan tema "Sinergitas Kelompok Pertanian dengan Pemerintah dan Lembaga Swadaya Masyarakat" yang berlangsung di Sekretariat Kelompok Tani Barokah Sauyunan.
Dani S. St.P, selaku Koordinator BP3K Kecamatan Cipongkor, memberikan pernyataan terkait tantangan yang dihadapi oleh pihaknya.
Dani mengapresiasi acara diskusi yang diadakan dapat menjadi contoh bagi kelompok tani lainnya untuk melaksanakan kegiatan serupa.
Lalu dia juga menyampaikan laporan terbuka mengenai penerimaan bantuan yang telah disalurkan kepada beberapa kelompok tani di Kecamatan Cipongkor,
Antara lain :
1. Kelompok Tani Barokah Sauyunan di Desa Cicangkanghilir,
2. Kelompok Tani Itikurih di Desa Sukamulya
3. Kelompok Tani Cigarung Bersemi di Desa Mekarsari
4. Kelompok Tani Cibuluh di Desa Baranangsiang.
Semua bantuan tersebut telah dilaksanakan dengan baik.
Namun, Dani juga menyoroti masalah serius yang dihadapi BP3K Kecamatan Cipongkor, yaitu kurangnya tenaga penyuluh.
Hal ini membuatnya harus bekerja ekstra untuk melayani 14 desa yang ada di wilayah tersebut.
Saat ini Dani sedang melakukan pembenahan kelompok tani di seluruh desa, sekaligus memberikan pembinaan untuk pembentukan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) agar memudahkan proses pembinaan dan penerapan program-program pertanian.
Melalui terselenggaranya acara ini sinergitas antara kelompok tani, pemerintah, dan lembaga swadaya masyarakat dapat terbangun dengan baik. Harap Dani.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Koperasi dan UMKM, serta forum dan lembaga kemasyarakatan seperti FBN-RI, HKTI, TMI, GAPOKTAN, dan kelompok tani di Kecamatan Cipongkor yang telah berkontribusi dalam mendukung program pertanian di daerah tersebut.
Biro Trus3Media KBB (t3m)