"KAA dan Perguruan Lugay Kancana Menggelar Acara Berbagi Takjil: Merajut Kebersamaan melalui Seni Pencak Silat"


Dokumentasi Trust3media

Purwakarta |Perguruan Lugay Kancana bersama Komunitas Asep Asep atau KAA menggelar acara kegiatan Berbagi Takjil, yang diawali dengan penampilan memukau para pesilat muda. Mereka mempersembahkan seni ibing pencak silat yang memukau serta atraksi tarung dengan tangan kosong dan senjata tradisional. Acara ini menjadi wadah bagi mereka untuk menampilkan keahlian dan keindahan seni bela diri yang mereka pelajari.

Selain itu, perguruan tali wargi, salah satu perguruan di bawah binaan KAA, juga turut serta dalam meramaikan acara dengan penampilan seni ibing pencak silat khas cilalawian yang memukau. Musik kendang pencak pareredan turut mengiringi penampilan tersebut, menambah kemeriahan acara.

Kang Dodi, selaku guru besar perguruan Lugay Kancana, menyatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya tentang memperlihatkan keahlian bela diri, tetapi juga tentang mengajarkan pada pesilat muda untuk menjadi sosial dan peduli kepada sesama. Ini adalah bagian dari pembentukan jiwa sosial dan rasa asih yang penting dalam kehidupan.

Dalam wawancara langsung, Ketua KAA, H. Asep Sofyan, menambahkan bahwa acara Berbagi Takjil ini merupakan kolaborasi antara perguruan pencak silat dan Komunitas Asep Asep. Lokasi acara digelar di Pasar Jumat depan Gedung Madukara Purwakarta, dipilih dengan tujuan untuk memperluas dampak positif kegiatan ini kepada masyarakat luas.



Asep Sofyan juga menegaskan bahwa acara ini merupakan bagian dari upaya KAA dalam bidang budaya, khususnya dalam pelestarian dan pengembangan seni bela diri pencak silat. Harapannya, KAA dapat menjadi pilar yang kuat dalam pelestarian budaya, terutama dalam tradisi pencak silat di Kabupaten Purwakarta.

Dengan kolaborasi seperti ini, KAA berharap dapat menjadi jembatan yang menghubungkan antara berbagai perguruan pencak silat dengan masyarakat dan pemerintah daerah. Selain itu, mereka juga berkomitmen untuk memberikan dukungan dalam pembinaan dan fasilitas bagi perguruan-preguruan pencak silat di bawah binaan mereka.


Acara Berbagi Takjil ini bukan hanya sekedar pertunjukan seni bela diri, tetapi juga merupakan bentuk nyata dari kontribusi sosial dan budaya yang dilakukan oleh perguruan pencak silat dan KAA. Diharapkan, kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan dan menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya untuk turut serta dalam memperkaya dan melestarikan budaya lokal.

Trust3Media Media Online Terpercaya dan Seputar Seni Budaya, Wisata, Kuliner, Peristiwa, Trend Terkini,